Minggu, 05 April 2020

Bahaya Terpapar Sinar Ultra Violet Matahari Secara Langsung


Sinar Matahari memiliki banyak manfaat bagi kehidupan sehari-hari. Kita semua memerlukan paparan sinar matahari setiap hari karena sinar matahari merupakan sumber utama Vitamin D.
Selain itu, Moms juga membutuhkan sinar matahari untuk menjemur pakaian bukan?
Saat menjemur pakaian dibawah sinar matahari, biasanya Moms tidak melkukan persiapan khusus seperti menggunakan tabir surya atau lainnya.

Menurut Dr Leong Kin Fon, seorang konsultan dokter kulit anak, jika terkena paparan sinar ultraviolet (UV) secara langsung tanpa pelindung, dapat menyebabkan kerusakan kulit. Tak hanya itu, terpapar sinar matahari secara langsung juga dapat menyebabkan kerusakan mata hingga katarak, mengganggu sistem kekebalan tubuh, bahkan kanker kulit.

Paparan Sinar Matahari Pada Anak-anak dan Bayi

Terlalu banyak terpapar sinar matahari sangat berbahaya bagi anak kecil, terutama bayi. Sebab, kulit mereka yang halus mengandung sedikit melanin, pigmen yang memberi warna pada kulit, rambut, dan mata dan memberikan perlindungan dari sinar matahari. Beberapa anak sensitif terhadap sinar matahari dan mungkin mengalami ruam pada kulitnya.

Paparan sinar matahari selama 15 menit dapat menyebabkan kerusakan kulit akibat sinar UV. Namun, perlu waktu hingga 12 jam bagi kulit untuk menunjukkan efek paparan sinar matahari sepenuhnya. Jadi, jika kulit Si Kecil terlihat "agak merah muda" hari ini, mungkin akan terlihat seperti terbakar pada esok pagi. Bahkan, paparan sinar matahari yang serius dapat meningkatkan risiko kanker kulit pada Si Kecil di kemudian hari.
Sinar Ultaviolet Matahari
Ketika matahari bersinar di bumi, sebagian dari sinar matahari itu terdiri dari sinar ultraviolet (UV) yang tak terlihat.
Ada 3 jenis sinar ultraviolet, yaitu UVA, UVB, dan UVC.

- Sinar UVA
Sinar UVA ini paling intens mencapai bumi dan dapat menembus paling jauh ke dalam jaringan kulit kita. Namun, itu tidak merusak secara biologis. UVA membentuk sebagian besar paparan sinar matahari terhadap kulit dan menyebabkan penuaan kulit serta kerutan yang dapat menyebabkan kanker kulit, seperti kanker melanoma.

- Sinar UVB
Sinar UVB dapat merusak secara biologis. Sebagian besar sinarnya diserap oleh lapisan ozon, tetapi beberapa sinar dapat melewatinya. Sinar UVB dapat menyebabkan kerusakan serius misalnya kulit terasa terbakar, mata menjadi katarak, kanker kulit, dan mempengaruhi sistem kekebalan tubuh.
- Sinar UVC
Bentuk UV paling berbahaya, namun sinar ini terhalang oleh lapisan ozon dan tidak mencapai bumi.

Sangat penting bagi Moms melindungi Si Kecil dari paparan UVA dan UVB karena sinar ini dapat menyebabkan kulit terbakar, dan kerusakan kulit lainnya, seperti yang sudah disebutkan sebelumnya.

sumber: nakita

Sedang Populer, Tapi Ibu Hamil Jangan Sembarangan Minum Jahe dan Konsumsi Beberapa Makanan Ini


Ada kondisi ibu hamil yang kebetulan senang untuk mengonsumsi rempah-rempah. Rempah-rempah itu misalnya saja jahe. Namun ternyata ada kondisi tertentu bagi ibu hamil sehingga tidak boleh minum jahe. Jahe disebut bisa mengurangi rasa mual dan kram pada ibu hamil.
Namun, bagi ibu hamil tua tak diperkenankan meminum jahe ya. Pasalnya bisa menimbulkan pendarahan.

Ibu hamil juga tak boleh mengkonsumsi jahe jika memiliki riwayat keguguran, pendarahan vagina atau memiliki riwayat pembekuan darah. Selain itu, melansir dari Healthline.com, ada beberapa makanan yang tak boleh dikonsumsi ibu hamil.

1. Daging mentah, kurang matang atau daging olahan
Makan daging yang kurang matang atau mentah meningkatkan risiko infeksi dari beberapa bakteri atau parasit, termasuk Toxoplasma , E. coli , Listeria dan Salmonella. Bakteri dapat mengancam kesehatan bayi yang belum lahir, kemungkinan menyebabkan kelahiran mati atau penyakit neurologis yang parah, termasuk kecacatan intelektual, kebutaan, dan epilepsi.
Wanita hamil juga sebaiknya tidak mengkonsumsi produk daging olahan kecuali jika sudah dipanaskan sampai mengepul panas.

2. Telur mentah
Ibu hamil juga tak boleh konsumsi telur mentah, pasalnya dapat terkontaminasi dengan Salmonella. Gejala infeksi Salmonella biasanya hanya dialami oleh ibu dan termasuk demam, mual , muntah, kram perut dan diare.
3. Kafein
Kafein adalah zat psikoaktif yang paling umum digunakan di dunia dan terutama ditemukan dalam kopi , teh , minuman ringan dan coklat. Wanita hamil umumnya disarankan untuk membatasi asupan kafein mereka hingga kurang dari 200 mg per hari, atau sekitar 2-3 cangkir kopi. Kafein diserap dengan sangat cepat dan masuk dengan mudah ke dalam plasenta dan janin.

Asupan kafein yang tinggi selama kehamilan telah terbukti membatasi pertumbuhan janin dan meningkatkan risiko berat lahir rendah saat melahirkan.

4. Makanan yang tak dicuci
Permukaan buah dan sayuran yang tidak dicuci atau tidak dikupas dapat terkontaminasi dengan beberapa bakteri dan parasit. Termasuk Toxoplasma , E. coli , Salmonella dan Listeria , yang dapat diperoleh dari tanah atau melalui penanganan. Kontaminasi dapat terjadi kapan saja selama produksi, panen, pemrosesan, penyimpanan, transportasi atau eceran.

Bakteri dapat membahayakan ibu dan bayinya yang belum lahir. Salah satu parasit yang sangat berbahaya yang dapat hidup pada buah-buahan dan sayuran disebut Toxoplasma.

Mayoritas orang yang mendapatkan Toxoplasmosis tidak memiliki gejala, sementara yang lain mungkin merasa seperti mereka terkena flu selama sebulan atau lebih. Sebagian besar bayi yang terinfeksi Toxoplasma saat masih dalam kandungan tidak memiliki gejala saat lahir. Namun, gejala seperti kebutaan atau cacat intelektual dapat berkembang di kemudian hari.

sumber: nakita

Jangan Tidur dengan Perut Lapar, Ini 4 Efek Buruknya


Banyak yang berpikir bahwa tidur dengan perut yang lapar bisa membantu untuk menurunkan berat badan. Tapi penelitian telah membuktikan sebaliknya dan malah menemukan efek buruk dari tidur dengan perut lapar.

Melansir dari Brightside, ini dia sebabnya.

1. Anda bisa kehilangan massa otot

Menurut spesialis gizi, bagi mereka yang tengah berusaha menambah massa otot, kelaparan adalah pilihan yang salah. Anda mungkin melewatkan makan malam, tapi Anda butuh nutrisi untuk mengubah protein menjadi otot.
Ini mungkin baik bagi Anda yang ingin melewatkan acara ngemil di malam hari, tapi jangan membuat tubuh Anda stres. Malahan itu akan menambah rasa kelaparan Anda di malam hari.

2. Berat badan malah naik


Penelitian menyebutkan bahwa orang modern sulit menurunkan berat badan. Kira-kira apa penyebabnya? (foto: shutterstock)

Studi yang mempromosikan penurunan berat badan dengan tidak makan sebelum tidur masih kontroversial. Jadi, sisi negatifnya adalah karena Anda melewatkan makan malam, Anda pun merasakan rasa lapar tak tertahankan pada tengah malam.

Dengan kata lain, makanan menjadi dua kali lebih menggoda dan berpotensi membuat Anda menggendut. Pernyataan bahwa metabolisme kita lebih lambat di malam hari adalah pernyataan kontroversial dan tak ada bukti yang mendukungnya.

Akan tetapi, tak berarti Anda harus makan porsi besar sebelum tidur. Sebaliknya, makan 2-3 jam sebelum tidur adalah hal yang diperbolehkan, asalkan itu makanan sehat.
3. Anda mungkin susah tidur atau tidur tak nyenyak


Ilustrasi/copyrightshutterstock/TORWAISTUDIO

Sebagian besar dari kita mungkin pernah mengalami tidur lapar. Ini merupakan kondisi saat perut Anda keroncongan di malam hari dan yang satu-satunya bisa Anda pikirkan adalah apakah sarapan sudah selesai.

Dalam kondisi ini, butuh lebih banyak waktu untuk tertidur. Jadi jika Anda ingin tidur nyenyak, jangan membuat diri Anda kelaparan di malam hari.
Jika Anda merasa lapar, sebaiknya coba makan timur dan air daripada makan makanan yang berat.

4. Anda bisa kehilangan energi

Jangan Sepelekan Rasa Lelah yang Membuat Tubuh Lemas (iStockphoto)

Jika Anda tak makan, Anda tak akan punya bahan bakar untuk membuat Anda tetap aktif di siang hari. Sangat penting untuk merasa baik di pagi hari karena Anda harus bekerja dan otk haruslah aktif.
Para peneliti telah memperhatikan bahwa banyak efek samping kelaparan bisa berbahaya, seperti depresi dan kelelahan.

Sabtu, 04 April 2020

Tips dari Psikolog Atasi Kebosanan Saat Social Distancing: Bikin Jadwal Kegiatan


Pemerintah menganjurkan masyarakat untuk melakukan social distancing atau jarak sosial. Hal tersebut guna menekan tingginya penyebaran virus corona atau Covid-19 yang ada di Indonesia. Masyarakat pun ramai-ramai membuat tagar #dirumahaja agar proses social distancing bisa berjalan dengan maksimal.

Untuk mengatasi kebosanan akibat rutinitas monoton di dalam rumah, Psikolog Keluarga dari Yayasan Praktek Psikolog Indonesia (YPPI), Adib Setiawan, S.Psi., M.Psi memberi beberapa tipsnya.
Menurut Adib, membuat jadwal kegiatan adalah salah satu cara untuk menambah rutinitas di rumah menjadi teratur.

"Buat jadwal kegiatan antara orangtua dan anak."

"Misalnya kegiatan saat pagi hari seperti olahraga, sarapan lalu mandi."

"Lalu kegiatan lainnya bisa baca buku, terus menonton youtube edukatif atau menonton yang ada program edukatifnya untuk belajar," ujarnya kepada Tribunnews.com, Kamis (19/3/2020).

Kegiatan tersebut, kata Adib, bisa dilakukan guna mencapai kurikulum yang diajarkan oleh sekolah.

"Jadi kurikulum dari sekolah juga bisa tercapai," ujar Psikolog yang biasa berpraktik di daerah Bintaro, Jakarta Selatan itu.

Selain itu, Adib menambahkan, hal positif saat social distancing, orang tua bisa terlibat langsung dalam kegiatan anak.

"Orangtua bisa terlibat langsung dalam kegiatan."
"Guru juga bisa memonitor langsung via WhatsApp atau Videocall," tuturnya kepada Tribunnews.com melalui sambungan telepon.

Adib menuturkan, orang tua yang terlibat langsung dalam kegiatan anak, rupanya bisa berpengaruh positif.



Meski begitu, orang tua perlu berhati-hati untuk mengingatkan anak soal bahayanya virus corona. Pasalnya, lanjut Adib, hal tersebut bisa berpengaruh negatif bila orang tua salah mengingatkan.


"Kalau orang tua terlibat dalam kegiatan, tentunya pengaruh anak tetap percaya diri."

"Karena kalau tidak ada kegiatan di dalam rumah lalu anak ditakutkan soal virus, nantinya anak tersebut jadi tidak percaya diri dan itu membuat pengaruh negatif," ungkapnya.

Ia pun menuturkan agar anak tetap bisa dijaga dalam melakukan pembelajaran online dan beristirahat dengan baik.
Ilusrasi memntau kegiatan belajar online/daring (IST)

"Kalau ada pembelajaran online, anak-anak tetap bisa dijaga dengan baik dan tetap bisa belajar dengan layak."

"Selain itu istirahat yang cukup, misal orang tua yang kerja dirumah juga jadi cukup, jadi bisa membuat antibodi yang baik untuk melawan virus," tuturnya.
Selain berkegiatan yang positif, Adib juga memberi tips untuk mendekatkan diri kepada Tuhan.
Menurutnya, hal tersebut bisa melatih anak agar percaya kepada Tuhan.

"Selain itu juga bisa membuat anak-anak menjadi berani, karena wabah virus corona, anak-anak dilatih untuk beriman kepada Tuhan, percaya kepada Tuhan," imbuhnya. Adib juga menyarankan agar anak tidak hanya berkegiatan di dalam rumah, bisa juga bermain di halaman depan yang memiliki playground.

"Tidak di dalam rumah terus, jadi bisa di halaman ada playground."


"Main bulutangkis atau main sepede masih bisa untuk dua orang."

"Kalau berkegiatan maksimal tiga orang itu asal di daerahnya tidak ada yang terjangkit virus saya kira masih aman," tambah Adib.

Untuk itu, penting juga mengajarkan kepada anak cara agar memproteksi diri dari virus.

"Yang penting berusaha untuk menghindari virus."

"Tetapi tetap berani tidak perlu takut asal mengikuti anjuran pemerintah untuk cuci tangan dan memakai masker."

"Yang penting anak diajak untuk bergerak dan berkeringat," pungkasnya.

sumber: tribunnews.com

Jaminan Anti Bosan! 5 Kegiatan untuk Keluarga Meski #DiRumahAja


Hayoo, siapa di antara para moms yang berpartisipasi melakukan gerakan #dirumahaja?

Sehari atau dua hari pertama, social distancing tentu terasa menyenangkan. Jam istirahat yang lebih banyak, membuat Anda bisa punya banyak waktu luang bersama keluarga. Namun, lama-kelamaan muncul rasa bosan dan sering kali ingin bepergian keluar. Tentu tindakan ini bisa membahayakan diri sendiri serta keluarga. Banyak hal fun yang bisa moms lakukan bersama keluarga. Selain menyenangkan, kegiatan ini juga mengajarkan si kecil untuk bertanggung jawab dan mandiri.

Memasak

Jika biasanya memasak hanya moms lakukan sendiri, bagaimana jika sekarang mengajak si kecil dan suami untuk ikut serta.

Si kecil bisa membantu membersihkan sayuran dan menyiapkan bahan-bahan, sedangkan suami bertugas memotong sayuran dan menumis bahan masakan di atas wajan. Anda bisa mengawasi dan membantu setiap langkah yang dilakukan sembari mencicipi rasa makanan.

Selain memberikan pengalaman baru, kegiatan memasak bersama mengajarkan pada mereka untuk menghargai setiap makanan yang disantap. Anda pun enggak perlu pusing lagi kalau nantinya harus bepergian dalam waktu lama.
Belajar Bersama

Merebaknya virus Covid-19 membuat anak terpaksa harus belajar dari rumah. Walaupun sudah ada guru pembimbing yang menuntun secara daring, tak ada salahnya Anda dan suami membantu si kecil belajar di rumah.

Si kecil akan merasa lebih tenang dan percaya diri dalam menyelesaikan tugas. Ditambah lagi, kegiatan ini bisa menjadi ajang untuk mendekatkan diri dengan keluarga.

Agar semakin fun buatlah aturan main dengan si kecil. Misalnya, setiap pertanyaan yang dijawab benar, sebanding dengan jumlah mainan yang boleh ia mainkan hari itu. Selain itu, peran komunikasi yang baik, seperti memposisikan diri sebagai teman si kecil juga jadi faktor penting agar kegiatan belajar bersama ini makin menyenangkan.

Bermain

Daripada sibuk dengan gawai masing-masing, membuat permainan yang bisa dimainkan oleh seluruh anggota keluarga bisa jadi cara jitu untuk menghilangkan rasa jenuh dan bosan.

Banyak permainan yang bisa dilakukan lho moms. Semisal bermain monopoli, ludo, atau ular tangga yang tak pernah lekang zaman; menyusun puzzle atau bongkar pasang; hingga bermain scrabble dan jengah yang tak pernah gagal menciptakan gelak tawa dari seluruh anggota keluarga.

Tidak hanya itu, permainan di atas juga membantu mengasah kemampuan berpikir dan menambah daya imajinasi yang dimiliki si kecil.

Membersihkan Rumah

Menjaga kebersihan rumah jadi salah satu kunci agar moms dan keluarga selalu tetap sehat. Ibarat sekali sekali dayung dua tiga pulau terlampaui, bagaimana jika memanfaatkan aktivitas ini sebagai ajang bermain bersama keluarga.

Viral Driver Ojol Baik Hati, Membagikan Masker Kepada Customernya, Begini Kisahnya


Seorang warga membagikan cerita pengalamannya saat menggunakan transportasi online.  Pelanggan ojek online (ojol) bernama Raissa Elvaretta mendapati kebaikan hati seorang driver yang menawarinya masker secara gratis di tengah langkanya pelindung mulut dan hidung ini. Warga Kota Bekasi ini menjelaskan kejadian yang terjadi sekitar enam hari yang lalu saat dirinya berkunjung ke Serang, Banten.

"Jadi waktunya itu, sekitar hari Kamis minggu lalu, saya lagi di daerah Serang"
"Saya kan turunnya di terminal habis naik bus, terus saya naik gocar untuk lanjut ke tempat tujuan," ungkapnya, Senin (23/3/2020).
Raissa melanjutkan ceritanya, saat berada di dalam mobil ia mendapat tawaran masker dari driver ojol.
Kemudian, ia menanyakan apakah masker itu disediakan secara gratis atau tidak.
"Sama masnya di sodori masker, ada banyak itu satu plastik. Terus saya tanya ke masnya, mas ini free atau bagaimana?"
"Masnya jawab iya free emang sengaja saya siapkan untuk pelanggan saya," ucap Raissa mengulang percakapan saat itu.

Untuk memuaskan rasa penasarannya Raissa kembali melempar pertanyaan.

"Kok masnya mau? Padahal di Bekasi dan di Jakarta susah, di supermarket di apotek ndak ada. Daripada nanti tertular virus corona masnya jawab begitu," imbuh Raissa.
Dari pengakuan sang driver diketahui dirinya tidak hanya menyediakan masker saja. Melainkan juga hand sanitizer tersedia di mobilnya.

" Ada hand sanitizer juga tapi saat aku naik tidak ada, katanya masnya baru pesen lagi," tandas Raissa.
Bagi Raissa dengan tersedianya masker secara gratis di transportasi publik seperti ojol merupakan hal yang perlu diapresiasi.
Meningngat saat ini keberadaan pelindung mulut dan hidung tersebut menjadi barang langka dan sulit didapatkan.
Ia berharap apa yang dilakukan driver ini menjadi contoh untuk orang lain.
"Sangat bagus dan positif, apalagi virus semakin merebak, di mana-mana kita mencari susah, kalau ada itu pun pasti mahal harganya"
"Semoga menjadi inspirasi dan motivasi untuk driver lain, untuk semua orang, memang mereka berbaik hati membagikan, sama-sama peduli lah terhadap sesama lah," ujar Raissa.

Viral Cara Membuat Dalgona Coffee Ternyata Mudah dan Praktis, Simak Caranya


Simak cara membuat dalgona coffee mudah dan praktis, kamu bisa melihat resepnya di artikel ini. Minuman dalgona coffee atau kopi dalgona akhir-akhir ini tengah viral di media sosial. Dikutip Tribunnews dari kimchimari.com, minuman ini awalnya nge-tren di Korea Selatan, terutama ketika masyarakat diimbau untuk tetap berada di rumah untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

Di Indonesia pun, kopi dalgona mulai viral ketika pemerintah mengimbau agar melakukan social distancing dan lebih banyak berdiam diri di rumah.


Dalgona sendiri merupakan kuliner khas Korea yang digemari anak-anak. Dalgona atau permen dalgona, terbuat dari gula yang dipanaskan di atas api. Setelah mencair, gula akan dicampur dengan baking soda dan kemudian dituang lalu dicetak menggunakan cetakan besi. Makanan ini sangat populer di kalangan anak-anak Korea dan dikenal sebagai kuliner masa kecil.

Lantas, bagaimana resep dalgone coffee dan cara membuatnya? Berikut Tribunnews kutip dari kimchimari.com: Resep ini hanya untuk satu gelas kopi dalgona.

- Dua sendok teh bubuk kopi instan.
(Jangan gunakan kopi yang berampas)
- Dua sendok teh gula
- Dua sendok teh air panas
- Es batu secukupnya
- Susu putih (UHT) secukupnya

Cara membuat adonan kopi dalgona
- Aduk ketiga bahan tersebut sampai tercampur selama dua hingga tiga menit secara manual. Jika kamu menggunakan mikser, hanya akan membutuhkan waktu 1,5 menit.

- Aduk terus hingga ketiga bahan tercampur, menjadi menggumpal, dan warnanya terlihat cerah.
- Adonan dalgonamu berhasil jika terlihat lengket dan tak menetes sama sekali, atau tampak sangat kental.
Cara menyajikan kopi dalgona

- Tuangkan es batu secukupnya ke dalam gelas yang telah disiapkan.
- Tuang susu secukupnya sesuai selera, jangan sampai memenuhi gelas.
- Letakkan adonan kopi dalgona yang telah kamu buat sebelumnya.
- Kamu bisa menambahkan topping sesuai selera, seperti sedikit cokelat bubuk atau lainnya.
- Kopi dalgona siap dinikmati!

Jika kamu ingin meminumnya dalam keadaan hangat, cukup hangatkan susu terlebih dulu sebelum menyajikan.

sumber: tribunnews

Bahaya Terpapar Sinar Ultra Violet Matahari Secara Langsung

Sinar Matahari memiliki banyak manfaat bagi kehidupan sehari-hari. Kita semua memerlukan paparan sinar matahari setiap hari karena sinar mat...